HALO!! Numpang
promosi gan tentang Sejarah SMPN 8 Malang. Sekolah saya tentunya.Langsung saja
dibaca di bawah
SMP Negeri 8
Malang adalah sebuah lembaga pendidikan menengah pertama di Malang yang
berkeinginan membekali generasi muda bangsa baik dalam bentuk ketrampilan
maupun pengembangan IPTEK dan IMTAQ. SMP ini juga termasuk salah satu sekolah
menengah pertama berstatus negeri favorit yang ada di Malang. Keinginan
tersebut juga diterapkan dalam visi dan misi yang diemban oleh SMP Negeri 8
Malang.
Visi :
Generasi Bangsa yang bermartabat, Unggul Dalam Prestasi dan Berwawasan
Lingkungan
Misi :
1. Meningkatkan Kinerja Tenaga
Pendidik dan Tenaga Kependidikan (Professional)
2. Mengoptimalkan Proses
Pembelajaran Baik Intra maupun Ekstrakurikuler
(Enjoyable Learning)
3. Menciptakan Lingkungan Sekolah
yang Kondusif untuk Proses Pembelajaran
(Green, Clean, Hygiene)
Kegiatan belajar siswa sekolah ini juga sangat kondusif karena lokasi SMP
Negeri 8 Malang tidak terlalu berada di pusat kota.
SMEP ( Sekolah Menengah Ekonomi Pertama ) negeri Malang (1950-1955) didirikan
pada tahun 1950, tepatnya 1 juli 1950. Pada awal berdirinya bertempat di jl.
Suropati, Malang (komplek SKODAM). Pada tahun 1952 pindah ke jl. Arjuno 19
Malang dan yang menjadi kepala sekolah adalah bapak Utomo. Dalam
pengabdiannya selama 3 tahun, bapak Utomo diangkat sebagai inspeksi P dan K
Provinsi Jawa Timur di Surabaya.
Sebagai pengganti Bapak Utomo, tahun 1955 diangkat Bapak Soebakti Harjosantoso
sebagai Kepala SMEP Negeri Malang. Ternyata, berdirinya SMEP mendapatkan
perhatian masyarakat luas, khususnya wilayah Malang. Karena banyaknya minat
dari masyarakat untuk menyekolahkan putra-putrinya di SMEP, dan ada terbatasnya
daya tampung, maka pada tahun 1966, SMEP Negeri Malang dipecah menjadi 2. SMEP
Negeri 1 di Jl. Arjuno 19 dan SMEP Negeri 2 di Jl. Prof. Moch. Yamin
(sekarang SMPN 9 Malang). Yang menjadi Kepala SMEP 1 Bapak Soebakti
Harjosantoso dan Kepala SMEP 2 adalah Bapak Slamet Tjiptomulyono.
Tahun 1967, Bapak Soebakti Harjosantoso telah pensiun. Maka, sebagai pengganti
beliau adalah Bapak R. Soedjono (Wakasek) hingga tahun 1969. Dan terhitung 1
Maret 1969, Kepala SMEP Negeri 1 Malang digantikan oleh Bapak Darmoko. Promosi
dari SMEP Negeri Tanjung Karang.
Tahun 1977, SMEP Negeri 1 tidak
menerima siswa baru. Hal ini disebabkan karena adanya perubahan sistem sekolah.
Dari sekolah kejuruan menjadi sekolah umum yaitu SMP. Maka, pada masa itu hanya
menyelesaikan tahun pelajaran siswa-siswi SMEP kelas II dan III.
Sejak tahun 1978, membuka
pendaftaran siswa baru sebagai SMP Negeri 8 Malang. Pada tanggal 17 Februari
1979, SMEP Negeri 1 Malang secara resmi integrasi menjadi SMP Negeri 8 Malang
dengan SK No : 030/u/1979. Yang menjabat sebagai Kepala SMP Negeri 8 Malang
adalah Bapak Darmoko. Namun setelah 1 tahun memimpin SMPN 8 Malang,
beliau meninggal dunia karena sakit, tepatnya tanggal 15 Februari 1980.
Sebagai pengganti Bapak Darmoko,
ditunjuklah Bapak Ambari. Saat kepemimpinan Bapak Darmoko, Bapak Ambari adalah
seorang Wakasek (Wakil Kepala Sekolah).
Kemudian, tanggal 1 Januari 1980
diangkat Bapak Sutoro dari SMP 1 Blitar untuk menjadi Kepala SMPN 8 Malang.
Tapi belum genap 1 tahun, Bapak Sutoro meninggal dunia karena sakit. Lalu,
Bapak Sukandar, wakasek saat itu, ditunjuk untuk melanjutkan kepemimpinan Bapak
Sutoro.
1 Januari 1982, terjadi pergantian
kepala sekolah lagi. Kepala SMPN 8 Malang yang baru yaitu Bapak R. Moh.
Safiudin yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala SMPN 2 Pamekasan. Setelah 6
tahun kemimpinan beliau, tanggal 1 September 1988, Bapak R. Moch. Safiudin
pensiun.
Kemudian, diangkatlah Ibu Mastiyam
Chaidir untuk memimpin SMPN 8 Malang hingga tahun 1990. Tepatnya 1 November
1990, Ibu Mastiyam Chaidir pensiun dan digantikan Bapak Moh. Hasin yang
sebelumnya menjabat sebagai Kepala SMPN 15 Malang.
Tanggal 24 Agustus 1993, Bapak Moh.
Hasin dimutasi ke SMPN 3 Malang. Dan kemimpinan dilanjutkan oleh Bapak M.
Solichien Saleh. Sebelum menjabat di SMPN 8 Malang, beliau adalah Kepala SMPN 5
Malang. 1 September 1996, Bapak Solichien Saleh pensiun dan digantikan oleh
Bapak Sutjipto yang sebelumnya menjadi Kepala SMPN 1 Malang.
Terhitung mulai tanggal 17 Maret,
SMPN 8 Malang dijabat oleh Ibu Liliek Rochani. Mutasi dari SMPN 4 Malang.
Tanggal 9 April 1997, dengan SK No. 34613/Io4.7/OT/1997 tentang penggunaan
nomor klatur UPT sekolah pada kepala surat Dinas, Cap Dinas/Stempel dan papan
nama, maka nama SMPN 8 Malang berubah nama menjadi SLTP Negeri 8 Malang sampai
dengan tahun 2001.
Pada tahun 2002, Ibu Liliek memasuki masa purna tugas. Kemudian, di tahun yang
sama, Drs. Burhanuddin, M.Pd secara resmi menggantikan posisi Ibu Liliek
sebagai Kepala SMPN 8 Malang. Sebelumnya, beliau menjabat sebagai Kepala SMPN
17 Malang.
Tahun 2004, karena
adanya mutasi kepala sekolah, kemimpinan di SMPN 8 Malang ikut mengalami
perputaran. Dan sebagai kepala sekolah yang baru adalah Drs. Gunarso, M.Si,
atau yang akrab disapa dengan Pak Gun. Sebelumnya, Pak Gun adalah Kepala SMPN
21, dan kemudian dimutasi ke SMPN 8 Malang hingga tahun 2013.
A. Periode (1988-1990)
Pada tanggal 1 september 1988 sebagai penggantinya diangkat Ibu Mastiyam
Chaidir untuk memimpin SMP Negeri 8 Malang sampai dengan Tahun 1990.
Tepatnya pada tanggal 1 Nopember 1990 Ibu Mastiyam Chaidir pensiun. Sebagai
penggatinya Bapak H.Moh.Hasin yang sebelumnya Kepala Sekolah SMP Negeri 15
Malang.
B. Periode (1993-1997)
Pada tanggal 24 Agustus 1993 Bapak
H. Moh.Hasin dimutasi ke SMP Negeri 3 Malang sebagai
penggantinya kepala SMP Negeri 8 Malang dijabat oleh Bapak Drs.H.M. Solichien
Saleh,BBA yang sebelumnya sebagai kepala SMP Negeri 5 Malang. Pada
tanggal 1 September 1996 Bapak Drs.H.M. Solichien Saleh,BBA pensiun
dan sebagai PJS ditunjuk Bapak Drs. Sutjipto yang saat itu sebagai kepala SMP
Negeri 1 sampai dengan tanggal 17 Maret 1997.
C. Periode (1997-2000)
Terhitung mulai tanggal 17 Maret Kepala Sekolah
dijabat oleh Ibu Liliek Rochani mutasi dari SMP Negeri 4 Malang.
Pada tanggal 9 April 1997 sesuai dengan SK No. 34613/I04.7/OT/1997 tentang
penggunaan nomor klatur UPT sekolah pada kepala surat Dinas, Cap Dinas/Stempel
dan papan nama maka nama SMP Negeri 8 Malang berubah nama menjadi SLTP Negeri 8
Malang (Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama )
sampai dengan
tahun 2001
D. Periode (2002-2004 )
Pada Tahun 2002 Ibu Liliek memasuki
masa purna tugas, tetapi karena masih belum ada penggantinya maka beliau
mendapat perpanjangan sebagai kepala sekolah selama 1 Tahun. Kemudian di tahun
2002 Drs. Burhanuddin M.Pd secara resmi menjadi kepala SMP Negeri 8
Malang yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala SMP Negeri 17 Malang.
Dalam kurun waktu 3 Tahun Drs. Burhanuddin.M.Pd telah memberikan dasar-dasar
yang lebih kuat lagi bagi Bapak/Ibu guru dan karyawan dalam upaya
peningkatan kwalitas pendidikan yang telah ada baik dari segi pengolahan (
Proses) Belajar Mengajar maupun peningkatan kwalitas
Sarana.
E. Periode (2004-sampai sekarang)
Pada Tahun 2004 karena adanya mutasi
kepala sekolah kepemimpinan di SMP Negeri 8 Malang ikut mengalami perputaran
dan sebagai kepala sekolah yang baru digantikan oleh Bapak Drs. Gunarso,M.Si.
Drs. Gunarso adalah putra Kepanjen yang merintis guru di kota malang yaitu di
SMP Negeri 9 Malang dan seterusnya diangkat sebagai Kepala SMPN 22 di mutasi ke
SMP 16, ke SMP Negeri 21 dan hingga saat ini menempati pos Kepala Sekolah di
SMP Negeri 8 Malang.
Dalam perjalanannya Drs. Gunarso memimpin SMP Negeri 8 malang, telah banyak
prestasi yang mampu diukir dalam upaya meningkatkan prestasi baik dari segi
akademis mapun non akademis.
F. Periode (2013-sekarang)
Setelah kepemimpinan Drs.
Gunarso, selama hampir 8 tahun, pada pertengahan 2013 di SMPN 8 Malang
digantikan oleh KH. Muhammad Nur Fakih M Ag. Ia sebelumnya adalah guru IPA di
SMPN Malang yang kemudian pindah tugas ke SMPN 7, SMPN 13, SMPN 24
dan yang terakhir SMPN 8 Malang. Beliau juga pendiri Pondok Pesantren Dar
Al-Hikmah.
Didalam kepemimpinan beliau,
SMPN 8 Malang banyak mengalami kamajuan. Mulai dari pembelajaran, taata tertib,
hingga fasilitas sekolah.
Namun, Bapak Nur Fakih akan
mengakhiri masa kerjanya di SMPN 8 Malang ini pada bulan Maret bersama Ibu
Herminingsih ( selaku guru IPS) dan juga Ibu Ratna Yulianti ( selaku guru BD )
Sekian postingan
saya kali ini,terima kasih sudah mau membaca.